Anggaran Pendidikan 20% APBN

Jika Anggaran Pendidikan seperti dimaksudkan konstitusi diartikan sebagai pelaksananya anggaran untuk Kementerian Pendidikan Nasional maka jelas itu pemaknaan yang sempit tentang pendidikan. Bagaimana dengan pembangunan budaya literasi masyarakat? Bukannya lebih baik jika tiap desa / kelurahan didirikan suatu perpustakaan yang representatif bagi semua usia?

Mengingat tidak semua buku adalah bagus maka perlu suatu Dewan Pengadaan Buku Nasional yang menentukan buku-buku apa saja yang harus diadakan dalam jumlah berapa untuk daerah mana saja. Hmmmm…. dunia penerbitan pun bergairah!

Semoga OmJoko dalam kesibukannya mengurus “Wealth of Nation” dapat segera beriringan dengan membangun suatu “Intelligent of Nation”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s