Jangan Lupa: subeye dan mas prabs juga terlibat!

image

DTP tidak ambil pusing soal UU MD3 yang menyunat tradisi partai pemenang pemilu mendapat kursi Ketua DPR RI. Itu urusan kalian sendiri. Tetapi soal menambahkan barrier alias penghalang bagi kelancaran pemberantasan maling adalah urusan rakyat seluruhnya.

Tiba2 segala serapah mengarah pada DPR khususnya yang dari koalisi semut merah yang berbaris di dinding ngantri gula. Seolah terlupa, prekkkkddisen juga terlibat! Ingat UU adalah produk persetubuhan bersama DPR RI dan prekdisen. Tak bisa mewujud tanpa sekongkol keduanya.

Lembaga kepredisenan jelas bermuara hanya pada satu person pribadi saja yaitu subeye. Apa maunya dia yg sudah hampir tetgusur ini? Turut melindungi makink?

Juga mas prabs… Jelas saat ini yg di sana semua takut kena lempar hape. Blethaq…! Tanpa restunya mustahil angka2 bargain di senayan menetapkan UU Perlindungan Malink ini (MD3). Ya mereka yg di senayan itu hanya angka yg menunjukkan level bargaun alias tawar-menawar tetuanya yg mungkin asyik ongkang kaki di rumah.

Mengapa pemilihnya masih banyak juga? Mahs benar mas prabs dgn sabdanya: (47%) rakyat indonesia terkadang naif dan lugu. Lutchu2 guoblog. Ini bukan kata saya lho… Karena menurut saya umumnya kena gedibal blekempen dan citra gombal mukiyo saja. Jiwanya masih beres.

Jangan lupa: terus lawan sebisa2nya. Sayangnya perlawanan sporadis seringkali hanya seperti kenthut yang aromanya tidsk mematikan. Hanya mengganggu dan segera berlalu seiring abisnya gas H2SO4 terhidu hidung2 para benalu.

Satu kata saja lagi…: LAWAN!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s