Kemewahan Lumpur Lapindo

Sebenarnya kata “seharusnya” adalah suatu kemewahan bahkan kesia-siaan. Tetapi mungkin berguna jika terjadi kejadian yang serupa. Terlebih yang membacai shout out ini pun terbatas bahkan bukan pihak yang berurusan dengannya karena ini pun sering juga kukatakan sedari dahulu. 

Harusnya bukan transaksi jual beli tanah, tetapi “ganti rugi” karena hilangnya kesempatan memproduksi dari tanah dan yang di atasnya. Dengan jual beli ini maka kemenangan hanya ada di pihak Pembencana, pihak terbencana merugi. Ganti rugi tetapi hak milik tetap pada pemilik semula. Maka ketika lumpur berhenti menyembur, tanah2 bisa bermanfaat kembali. Lha, sekarang jual beli maka suatu ketika di saat lumpur berhenti Pembencana tiba2 menjadi penguasa tanah2 luas yang tiba2 memperkayanya secara tiba2 pula. 

hmmmmm………….. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s