Belajar Demokrasi dari Amerika…

Yang terjadi di Amerika Serikat:

  • Di AS, hanya 1 persen elite yang menguasai tak kurang dari 40% kekayaan. Di tengah gaya hidup gila-gilaan segelintir orang super [duper-dumber]  kaya dekaden AS, makin banyak orang menjadi miskin dan makin banyak warga AS menjadi tuna wisma. [Stiglitz, “Of the 1%, by the 1%, for the 1%”, Vanity Fair].
  • Menurut observasi Stiglitz, karena itu telah terjadi kerugian maha besar terhadap ekonomi karena turunnya produktivitas akibat dari hilangnya ruang bagi sebagian besar orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi, turunnya efisiensi ekonomi karena kekuatan monopoli oleh kelompok kaya dan pemberian privilese pajak kepada mereka, serta hilangnya tindakan kolektif yang seharusnya mendukung kekuatan ekonomi.
  • Protes sosial yang diprakarsai OWS, lahir dari: “… perasaan bahwa ‘sistem’ sekarang ini telah gagal, dan keyakinan bahwa bahkan dalam suatu demokrasi [ala AS: pen.], proses elektoral tidak akan bisa membetulkan kesalahan… para pengejar rente kaya menggunakan kekayaan mereka untuk mempengaruhi legislasi demi melindungi dan meningkatkan kekayaan mereka… (dan) mempengaruhi arah politik. … Mereka (para demonstrans) benar, memang ada yang salah dengan ‘sistem’ kita. (Stiglitz, “The Globalization of Protest”).
  • Kalau dirunut-runut, biang keroknya adalah kekuatan lobi, baik ekonomi maupun politik yang disponsori oleh korporasi besar. Mereka inilah yang melakukan distorsi besar-besaran tidak hanya terhadap prinsip-prinsip kapitalisme, tetapi juga terhadap prinsip-prinsip demokrasi. Rakyat boleh bebas memilih, masyarakat boleh menjadikan pemimpin mereka sebagai objek banyolan, tetapi pada akhirnya pemimpin yang mereka pilih harus tunduk kepada kekuatan lobi ini. (Dan pemimpin2 di Indonesia plus sibuk maling). [Intinya money talk, not people talk). [Bloom].
  • Demokrasi itu menjadi tai-tai pembicaraan semua pejabat publik. Padahal mereka hanya memperalatnya. Berbusa-busa ngomonng demokrasi padahal mereka hanya memperalatnya untuk kepentingan keserakahan saja.

Yang terjadi di Indonesia:

  • Jelas Indonesia sedang dan akan terus menuju ke arah yang sama, terlebih politisi2 berkiblat ke sono. Karena memang AS tidak akan pernah membiarkan terciptanya suatu sistem selain kapitalisme yang terbukti membawa kesejahteraan bagi masyarakat di suatu negeri lain. Terlebih-lebih jika sistem itu diusung secara demokratis, karena jelas demokrasi tidak akan bisa dipakai sebagai “senjata” membungkan sistem selain kapitalisme dimaksud. AS akan membunuh demokrasi yang mengusung sistem selain kapitalisme! Terlebih yang merugikan gerak ekspansionistik korporasi global mereka sendiri.
  • Perbedaan nyata Indonesia dan Amerika: di Amerika yang berkuasa adalah korporasi amerika sendiri yang sebagian besarnya pendukung Zionisme. Di Indonesia yang sedang dan akan terus berkuasa bukan korporasi Indonesia sendiri (kalaupun ada cuman sedikit saja, itu pun pantas diragukan kalau ujungnya bukan penguasa duit di negeri sana). Yang sedang dan akan berkuasa di Indonesia adalah KORPORASI NEGERI LAIN ya mereka-mereka itu saja.
  • Di Indonesia orang2 berduit yang sablenk yang keserakahannya belum tuntas saat ini lebih berdikari: ndak mau lagi pake pejabat untuk mensukseskan niat busuknya menjarah kekayaan negara. Mereka beli jabatan2nya sekalian…! Tak percaya? Liat data malink2 dunk ah…
  • Jadi apakah saudara-saudara akan terus membebek dan meneruskan sistem kepartaian yang sedang dan akan terus menjadi kedok kejahatan? Penjahat banyak yang berlindung di dalamnya lho…
  • Nih tawaran alternatif lain kalo  gak rela jadi bebek saja:
  • https://antipartai.wordpress.com/manifesto-gerakan/

MERDESA…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s