Somasi Pada Orang2 Terlibat…!

Bandung, 30 Nopember 2012

Hal: SURAT SOMASI DARI SEORANG WARGA NEGARA INDONESIA BIASA

Dari Teguh Sugiharto kepada Bupati Kabupaten Sampang, Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Gubernur Propinsi Jawa Timur, Ketua DPRD Propinsi Jawa Timur, Ketua MUI Propinsi Jawa Timur, Ketua MUI Pusat, Presiden Republik Indonesia, Ketua DPR RI, Ketua MPR RI dengan tembusan kepada Kepala Perwakilan UNHCR di Jakarta.

Dalam nama Tuhan Yang Maha Kasih Tak Pilih Kasih,

Saya mendengar dari berbagai pemberitaan bahwa warga Sampang yang mengungsi ke Stadion Olahraga telah lebih dari 3 (tiga) bulan lamanya semakin hari justru semakin terlunta-lunta dan tak jelas masa depannya. Hendak pulang kembali ke kampungnya dilarang oleh Pemda karena Pemda “menyerah” untuk menjamin keamanan mereka. Negara mengaku gagal “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia”…?

Saya juga mendengar bahwa bantuan makanan dan minuman kepada pengungsi pun dihentikan oleh Pemda dengan alasan tidak ada anggaran lagi. Jika memang benar tidak ada anggaran dan bukan karena bermaksud melakukan intimidasi dengan menghentikan pasokan bantuan makanan dan minuman mengapa Pemerintah tidak mengajukan permintaan kepada UNHCR untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Kemudian daripada itu, mengapa Gubernur Jawa Timur tidak menegur Majelis Ulama Jawa Timur yang mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan UUD 1945? Malahan justru menetapkan Peraturan Gubernur yang menguatkan fatwa salah satu ORMAS. Bukankah Majelis Ulama Indonesia itu hanya salah satu dari sedikit organisasi kemasyarakatan belaka? Tidak lebih dan tidak kurang!

Kemudian daripada itu, sebagai Presiden tidak melakukan kewajiban hukum yaitu membatalkan Peraturan Daerah (Gubernur) yang melanggar UUD 1945?

Kemudian daripada itu, mengapa Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat tidak membatalkan fatwa MUI Jawa Timur? Bukankah AD/ART yang memberikan kewenangan penuh pada MUI tingkat daerah adalah bertentangan dengan hukum perdata positif kita? Ketua Umum tetaplah wajib bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang berada di bawah otoritasnya!

Oleh karena itu, kami mohon agar:

1>Seluruh pihak yang memiliki otoritas atas nama hukum bertindaklah sesuai kapasitas Anda menurut hukum yang berlaku. Ambil tindakan dan jangan hanya membiarkan!

2>Memulangkan kembali seluruh pengungsi Sampang ke kampung halamannya dan negara wajib memberikan perlindungan keamanan sebagaimana seharusnya dilakukan oleh sebuah negara yang merdeka, berdaulat dan terhormat!

3>Mencabut Fatwa MUI Jawa Timur No. Kep-01/SKF-MUI/JTM/I/2012 Tentang Kesesatan Ajaran Syiah!

4>Mencabut Peraturan Gubernur No. 55 Tahun 2012 Tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat di Jawa Timur!

5>Menegur organisasi kemasyarakatan Majelis Ulama Indonesia, dan lebih baik lagi jika membubarkan / membekukannya!

Demikian surat ini kami sampaikan agar bisa menjadi perhatian semua pihak dan saya publikasikan secara terbuka di berbagai media. Sebagai informasi dapat kami sampaikan bahwa saya telah mengajukan Permohonan Judicial Review Peraturan Gubernur Jawa Timur ke Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Pengadilan Negeri Kota Bandung.

Saya juga telah menyiapkan diri untuk melakukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum jika Surat Somasi ini tidak dilaksanakan oleh para pihak terkait.

Hormat saya,
Teguh Sugiharto
https://antipartai.wordpress.com
HP: 08179923479, Email: antipartai@yahoo.com

Note: surat ini sudah dikirimkan melalui pos, dan akan segera diajukan gugatannya jika tidak diindahkan juga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s