Sistem Sudah Bagus hanya saja….

Dari Diskusi di Wall Hadi Joban wrote:

“Sistem dengan tambahan sekat partai antara rakyat dan pelayannya sudah menjadi konsep usang yang semakin kehilangan kepercayaan publik hampir di seluruh dunia. Di Indonesia tercium jelas kebusukannya. Mengharapkan reformasi partai dari dirinya sendiri adalah sebuah angan mimpi di siang hari bolong. Karena konsep partai memang memberikan manfaat dalam perjuangan melawan tirani imperialisme-kolonialisme dan kediktaktoran. Tetapi dalam konteks kepengelolaan negara maka partai akan bertransformasi menjadi sebuah kekuatan jahat guna mempertahankan kuasa dan terjebak menjadi seperti kekuasaan yang mereka tumbangkan sebelumnya. Dan gilanya adalah semua itu dilakukan atas nama rakyat, atas nama ideologi perjuangan, atas nama demokrasi. (D-Gooh Teguh)”

Hadi Joban utk sahabat ku Muhammad Darwin SE MM .. politisi yang tdk di ragukan lagi baik kredibilitas dan kualitas nya.. walaupun NT dikhianati oleh kader2 picik di Partai Nt sendiri ..don’t worry Bro .. masih banyak hal2 yg bisa NT lakukan buat saudara2 kita di kalimantan barat pontianak .. ane berharap NT memberi dukungan buat gagasan ini .. pesan ane cuma satu buat NT .. “jangan mau kita menjadi rakyat indonesia,karena kalau kita menjadi rakyat indonesia maka kita mau untuk di tindas dan diperbudak ! karena yang namanya rakyat cenderung mau untuk di perbudak dan ditindas..jadi sebaiknya kita harus jadi orang Indonesia,sebab Orang Indonesia selalu berfikir untuk kemajuan Indonesia !

Hadi Joban sahabatku Muhammad Darwin SE MM .. “soal korupsi adalah soal rugi atau untung,soal ini bukanlah soal kesopanan atau soal kewajiban,soal ini ialah soal mencari hidup,soal bisnis” .. jadi mengharap kan KPK ( KOMPLOTAN PEMERINTAH KORUP ) untuk berbuat lebih,jangan berharap .. untuk para ahli hukum yang ada didalam partai-partai yg ada di kalimantan barat satu yang perlu kalian ketahui .. kebenaran ada pada kita,keadilan ada pada kita,kepribadian ada pada kita,dan hukum Tuhan yang lebih tinggi dari pada hukum manusia,adalah membenarkan kita punya aksi dan tindakan !

Art Mustafa Nice

Hadi Joban Art Mustafa : MARIBUNG REBUT KEMBALI !

Art Mustafa ‎Hadi Huda…….:)

Hadi Joban Art Mustafa : jika berakal maka layak untuk .. “SEMALAM BERSAMA IZRAIL”

Muhammad Darwin Individu, Keluarga, RT, RW, Kelurahan, kota, Propinsi, Negara, Dunia adalah entitas2 atau kesatuan-kesatuan yg mempunyai batasan sendiri2 yang hakekatnya adalah organisasi yg bertujuan untuk kemaslahatan umat manusia, termasuk partai adalah organisasi yg tujuan sebenarnya mulia, tetapi ada individu2 dalam setiap organisasi yg perilakunya menyimpang dari ketentuan2 kebenaran universal ini yg menyebabkan organisasi menjadi rusak, bila individu ini ada dalam keluarga maka keluarga rusak, ada dalam kampung maka kampung rusak, ada dalam kota maka kota rusak, ada dalam negara maka negara rusak, ada dalam partai maka partaipun pasti rusak==> Tetapi solusinya bukan dengan menghancurkan entitas keluarga, RT, RW, Kelurahan, bahkan negara…..termasuk partai karena mereka semua adalah alat (benda mati) sebuah pisau bisa dipakai untuk mengiris bawang pada saat yg sama bisa digunakan untuk membunuh orang tidak berdosa,…apakah kita katakan pisau itu jahat dan harus dijauhi??? Tidak karena yg bersalah bukan alatnya tetapi orang dibalik alat tersebut….(The Man Behind The Gun)……mudah2an antum paham…, Di Lebanon ada Hizbollah (Partai Allah) yg memiliki anggota parlemen yg lumayan banyak…, Bila kita menghilangkan organisasi2 partai saya khawatir terjebak dalam gerakan Anarkhisme model Barat.

Muhammad Darwin Lebih Baik Kita Ganti Gerakkan ini menjadi “GERAKKAN ANTI POLITISI DAN MASYARAKAT MUNAFIK DAN BUSUK” kenapa masyarakat juga tidak boleh munafik dan busuk? sebab para politisi ini sebenarnya dilahirkan dari masyarakat munafik dan busuk maka hasilnya bila jadi ekonom = ekonom busuk, jadi dokter = dokter busuk, jadi kyai = kyai busuk dst. sampai jadi politisi pasti politisi busuk. Pohon Mangga pasti berbuah Mangga….,Di Iran diselenggarakan Pemilu yg demokratis dan jujur kita bisa jadikan model.

Awan Joenie Ada benar nya jika ada Individu yg busuk. Agar sglanya jalan seimbang baik dan buruk. Kebetulan saat ini sdg dominan buruk, dan buruk sdg naik tinggi sehingga tampak dr sudut manapun. Kalau partai adlh kendaraan menuju kursi masinis suatu bangsa. Mungkinkah bisa naik onta menuju kursi itu. Saya malu bicara ini krn perut saya sedang kosong. Politik perut kosong, kyknya ga nyambung. Kita harus jd individu yg tauladan dulu sepertinya. Makian yg bikin sakit telinga terasa kurang diplomatis dan kurang Indonesia .

D-Gooh Teguh Mungkin Mas Darwin bisa menanyakan survival of organization ke pakar organisasi. Bagaimana resiliensi dan sulitnya organisasi menghadapi perubahan. Dan tentunya belum membaca manifesto dan presentasi gerakan DTP. Karena dtp memang tidak hendak membubarkan partai karena partai sebagaimana ormas adalah termasuk kebebasan berserikat dan berkumpul. Tetapi melucuti kuasa formal partai dan mengembalikan seluruh proses demokrasi kepada pemilik sah negeri: DAULAT RAKYAT SEPENUH2NYA!

D-Gooh Teguh Kendaraan menuju jabatan adalah PEMILU. Umumnya diikuti oleh kontestan utusan partai. Dengan demikian tidak bisa dikatakan partai adalah satu-satunya kendaraan menuju jabatan. DTP bukan tentang onta menjadi masinis tetapi juga tentang bagaimana bisa dan boleh menjadi masinis. Bagaimana bisa dan boleh menjadi unta!

D-Gooh Teguh Justru perut kosong itulah yang harus dipenuhi dengan merebut politik yang dikangkangi gerombolan oligarki!

D-Gooh Teguh Gerakan DTP hanya bertujuan membangkitkan keberanian rakyat menuntut haknya!

Awan Joenie Apakah DTP di kendalikan oleh sejumlah masyarakat. Atau ada satu nama puck pimpinan nya. dari otak siapa DTP lahir ? Pasti ada nama yg keluar. DTP lahir dari rahim siapa ya ?

Awan Joenie panji panji dan genderangnya apakah mahasiswa ?

D-Gooh Teguh Ya dari saya… dari sapa lagi. Ini semua file ada di laptopku. Hanya berteriak2 dengan suara sayup2 harap ada yang memperjuangkan gagasan perubahan radikal-sistemik. Kesini aja kalau mau liat isi laptop saya.

D-Gooh Teguh Siapa saja yang mau jadi relawan / pendukung. Saya hanya admin saja. Sudah saya keluarkan dalam tulisan. Sepanjang tidak bertentangan dengan materi di Manifesto, Presentasi, dan mewujudkan Petisi serta RObek Surat Suara pemilu ya silakan saja. Bebas berkreasi.

Hadi Joban sahabatku Muhammad Darwin SE MM .. terima kasih atas beberapa masukan2 nya .. “kemajuan bukan dilihat dari apa yang kita kenakan dan apa yang kita gunakan .. tapi kemajuan itu adalah apa yang semestinya mengarah kan kita kepada kemajuan itu sendiri .. utk lebih dekat mengenai gerakan ini silahkan sahabatku menuju http://www.antipartai.wordpress .. kita tunggu saran dan pendapat antum ya akhi .. salam damai ! merdeka !

D-Gooh Teguh Mau berbicara atas nama Gerakan DTP boleh saja. Semua pihak akan bisa menilai apakah bersesuaian dgn dokumen2 utama atau tidak. It is free…

D-Gooh Teguh Gagasan Perubahan Radikal-Sistemik mustahil terwujud tanpa partisipasi rakyat. Anda mau mengorganisasi sendiri boleh. Atau masuk dalam rule yang saya gagas welcome saja. Tim Relawan – Komandan Tim. Setiap relawan didorong merekrut relawan lainnya. Lainnya: pendukung atau DanJen deh… kalau berhasil mendorong anggota tim relawannya menjadi komandan juga. Multi Level Movement gitu deh… Hanya itu saja. Saya relawan-admin. ^_^ Ini sedang saya siapkan modul pelatihan dasar awal. AWAL, karena boleh dimodif oleh relawan agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokalitas, dsb.

D-Gooh Teguh DanJen itu hanya sebuah apresiasi saja. Kreativitas aksi berbatas langit.

Hadi Joban mas Awan sahabatku apa yang semestinya kita lakukan harus dilakukan .. perubahan itu tidak serta merta datang dari langit .. bicara soal perut sdr kita mas D-Gooh Teguh mungkin sedikit sdh lebih menjelaskan semuan nya .. so lakukan apa yang seharus nya kita lakukan .. jangan hanya diam .. merdeka !

D-Gooh Teguh Kalau tidak ada gerak perlawanan mendasar ya hanya akan berpindah dari satu masalah ke masalah lain. Terjebak manipulasi & hegemoni oligarki!

D-Gooh Teguh Problema terbesar adalah: 1>apatisme masyarakat karena berasa menemui jalan buntu 2>this is low trust society, sepak terjang begundal2 membuat masyarakat pragmatis dan saling curiga-motif 3>banjir informasi sama sulitnya dengan sulitnya teknologi, sampah dimana2. Masyarakat yang belum tercerahkan daya nalarnya akan sulit membedakan mana realitas dan mana hiper-realitas 4>kesadaran eksistensial masih sebatas perut dan sedikit di bawahnya.

Hadi Joban saat ini massa politik cenderung melakukan pilihan politik berdasarkan ideologi dan komunalisme,dan itu dua substansi berwajah satu yang berakar pada kharisma tokoh,primordialisme dan irasionalitas,dan ini merupakan problem budaya politik massa ideologis ..

D-Gooh Teguh Masa-ideologis berkacamata kuda semakin berkurang dari hari ke hari digerus pragmatisme dan penularan penyakit dari atas ke bawah. Karena logika tuntutan: “daripada gak kebagian sama sekali” mendingan dapat sedikit di awal.

D-Gooh Teguh Sebenarnya masa edar tokoh2 kharismatik hampir habis seluruhnya. Sesudahnya maka niscaya manipulasi akan semakin kentara. Jika di antara oligarki sudah tidak malu lagi membentuk kartel.Saat ini yang besar masih ogah berkartel hanya Mega saja. Itupun seluruh sekitarnya mencoba selingkuh baik tersamar ataupun berterang2.

D-Gooh Teguh Jika klan2 pemegang kuasa telah membentuk kartel! Wuiiiih….

Hadi Joban kenapa masyarakat politik “diam” dan “mendiamkan”realitas penyelenggaraan negara tanpa partisipasi,kontrol,monito​ring dan evaluasi ? hal itu lebih terkait dengan tantangan budaya dan sistem politik indonesia .. budaya dan sistem politik di indonesia kurang menyokong terwujudnya konstituen politik yang terampil,ulet,kritis dan partisipatif dalam urusan kenegaraan .. konstituen politik yang menyokong pragmatisme politik,melihat realitas politik tidak secara hitam-putih ..

Awan Joenie Sy sdg mencoba merasakan psikologis masyarakat yg belum terpenuhi hak nya…sebutkan salah satu atau dua hak yg blm terpenuhi oleh anda sbg pemilik laptop DTP. Sy yakin anda adlh marketer handal untuk bisa membuat “kita” pembaca disini untuk memiliki simpati k DPT. Krn kita tdk sdg memiliki “emosi dan semangat yg sama”

Bulan Redup MD..muantapp

D-Gooh Teguh Terserah anda saja deh… Kita sedang bicara gagasan, mas awan bicara person. Apa urusannya saya marketer handal atau marketer biasa saja dengan gagasan yang tadi kita bicarakan? Jika saya marketer hebat… ya sudah kaya raya saya tanpa perlu menjilat sapapun juga.

Hadi Joban Back To Gerakan Demokrasi Tanpa Partai .. Mungkinkah ?

Ajeng Vienyard Mungkin saja kenapa tidak ! asal rakyat bisa bersatu…akan tetapi jika rakyat merasa kedudukannya sudah nyaman umumnya hanya menggerutu dibelakang layar meski mereka tidak cocok dengan sistem, tidak berani bersuara..kita tetap semangat dengan sang merah putih di dada…

Muhammad Darwin Prinsipnya saya mendukung semua gerakan perubahan yg menuju kepada kebaikan umat manusia khususnya di Indonesia. Setiap gerakan hendaknya menyadari kondisi apa sebenarnya yg ingin dihadirkan (TUJUAN) secara spesifik, kemudian bagaimana caranya (METODE), kemudian sarana apa yg dibutuhkan (ALAT)….===> Berkaitan dengan tujuan apakah kita sadar dan yakin bahwa kondisi yg kita perjuangkan itu adalah suatu kondisi ideal terbaik bagi seluruh rakyat? sebagian rakyat? atau hanya segelitir rakyat?. Saya curiga Jangan2 kita melawan penindasan dengan menciptakan penindasan yg lebih canggih dan massive…?! Setiap gerakkan sistemik pasti menciptakan efek domino, sebagaimana revolusi pasti menghendaki korban…., sudahkah dipikirkan dampaknya…atau ekses negatifnya?? Adakah success story dari gerakkan seperti ini yg bisa kita jadikan contoh atau modelling?? ==> Kemudian berkaitan dengan metode atau cara dan strategi perjuangan apakah metode tersebut sudah pernah diuji dalam lingkup yg kecil sehingga kemungkinan kegagalannya bisa diminimalisir?? bila tidak kita akan buan2 umur saja, seperti ingin mengukur tinggi badan dengan menggunakan timbangan beras??===> Berkaitan dengan alatnya, ….apakah sebuah organisasi atau apa, kita bisa terjebak gerakkan anti partai tetapi menciptakan partai baru,….seperti gerekan non blok adalah sebuah blok tersendiri…..==> ini hanya sering brother LANJUTKAN PERJUANGAN PRO RAKYAT, tetapi tanyakan pada diri2 kita roh kita ini untuk rakyat atau hanya imajinasi tentang rakyat yg bermain bersama ambisi kekuasaan…..salam dari UTOPIS SEJATI…

Ajeng Vienyard Hal itulah yang perlu dipertanyakan apakah tidak hanya di peralat saja dengan orang2 cerdik, karena orang pandai mmasih kalah dengan yang cerdik..

Awan Joenie yaudah udah …. Sip lah

D-Gooh Teguh Okeh… karena saya admin utama dari gagasan maka tujuan saya semata-mata mempertahankan gagasan ini. Kemudian silakan pembaca memberikan penilaian bahkan saran2 dan sebagainya, Selama masih berdiskusi atau berdebat oke. Beban tanggung jawab karena telah menulis. Kalau salah tentu akan meminta maaf dan melakukan revisi / koreksi.

D-Gooh Teguh Satu demi satu, kalau ada yang terlewat bilang saja kemudian. Namanya gak tatap muka.

D-Gooh Teguh Semoga diperhatikan dan disimak dengan hati2 dan pelan2 karena saya juga mencoba berlaku demikian.

D-Gooh Teguh ‎1>saya marketer handal? Mas Awan bahkan belum bisa membeli produk gagasan yang saya tawarkan. Bagaimana bisa menyebut saya marketer handal? Lagi pula ini adalah termasuk argumentum ad hominem. Kita sedang berdiskusi suatu masalah / gagasan tiba2 anda bicara urusan personal. Sepertilah… SBY pinter… khan ganteng… Gak nyambung gitu lho. Meski saya memang ganteng.

D-Gooh Teguh Ajeng Vienyard:

1>mungkin bisa dibedakan dahulu maksud dari orang cerdik dan orang pandai. Apakah cerdik yang dimaksudkan adalah culas? Biasanya secara keseharian tersambung cerdik-pandai vs. culas, bukan vs. bodoh.

2>Jika pandai/cerdik niscaya dapat segera membaca arahnya apakah diperalat ataukah sekadar kesamaan gagasan. Bahkan sangat mungkin akan cerdik-pandai-culas akan menunggangi gagasan dan perjuangan si culas sekalipun. Manusia2 jahat yang luar biasa.

Saran saya dalam  menilai:

A>bagaimana struktur organisasi yang ditawarkan? Apakah nampak akan mengerucut pada perseorangan ataukah murni gagasan? *Meski pun saya pribadi bahkan rela mati untuk anak saya yang masih kecil itu. Tanpa pernah anakku kasih kontribusi apapun juga. Ini tentang lingkup kesadaran dan tindakan.

B>Apakah gagasan2 yang tertuang dapat dicurigai akan menguntungkan diri/kelompok tertentu saja ataukah dampak negatifnya hanya kecil2 saja.

C>Jangan terlalu lama menilai, setiap saat selalu ada pilihan untuk mengkoreksi pilihan. Ini bukan ujian yang rigit waktu dan tak bisa diubah lagi. Tinggal katakan di perjalanan: saya tertipu. Saya mengundurkan diri. Wassalam… Semua selalu bisa dikoreksi. Maka justru anda bisa menjadi tokoh antagonis/protagonis baru. Jika mampu meyakinkan semua pihak maka semuanya akan beralih menaikki gerbongmu. Sebuah keuntungan dahsyat untukmu atau siapapun juga yang terniat demikian. KUharap kamu tidak terniat demikian.

Awan Joenie Jujur sgt menarik gagasan ini. Tp sy sbg rkyt kecil blm greget dgn gerakan ini. Apa yg sy prjuangkan…sy merasa cm mendengar org yg marah2 sama pemimpin yg skrg tp di ajak merobek surat suara jg nanti….trus saya sbg rakyat apa yg mau sy pilih, siapa yg akan sy pilih nanti kl gerakan ini mengajak berani tp ngga ada nama yg harus memimpin dan mengajak ke pintu KEMAKMURAN utk “kami”

D-Gooh Teguh Muhammad Darwin:

1>Jika anda mendukung setiap gerakan perubahan menuju kebaikan manusia. Maka segeralah membacai manifesto dan presentasi Gerakan DTP. Jika menurut anda content-nya menuju kebaikan manusia segeralah memberikan dukungan sesuai pilihan: minimal: TTD Petisi & Robek Surat Suara. Maksimum: Anda dan TUhan saja yang tahu batasnya.

2>Di Manifesto & Presentasi sudah jelas hingga rincian teknisnya secara global. Bukan sekadar jargon multimakna macam restorasi Indonesia, dan sejenisnya. Anda bisa memberikan penilaian setelah mencermati kedua dokumen tersebut. Dan kedua dokumen ini bukan bersifat mati. Tetapi membuka ruang catatan dan perbaikan yang dianggap satu kesatuan. Dari segala catatan itu nantinya akan dirumuskan lagi menjadi lebih baik dan final. Terbuka ruang saran dari siapapun juga. Bahkan dari penentang sekalipun. Jika rasional, masuk akal dan logis maka take it. Tidak –> buang tempat sampah.

3>YA… SAYA SADAR SESADAR-SADARNYA DAN YAKIN SEYAKIN2NYA. Program GDTP jika terwujud maka adalah baik untuk setiap manusia yang memiliki nilai kemanusiaan. Hanya berdampak negatif bagi para penentang logika dan akal sehat, bagi para penentang perdamaian dan juga bagi para fanatist2 yang buta mata hati, akal dan pikirannya.

4>NO. At all cost. Pilihan bagi manusia: hidup terhormat atau mati terhormat. Itu saja. Tetapi jelas situasi kini berbeda. Sudah jelas kebebasan berbicara sulit dibendung lagi. Coba saja suruh pulisi tangkap saya karena ini dan itu. Saya akan buktikan teguh yang tak dikenali dunia. Dari sebuah pertapaan di dalam komplek pekuburan bisa keluar dari semua jeratannya. Hukum pun lemah. Memang hanya dukungan dari kekuatan yang kuatlah yang bisa mengamankan segala sesuatunya. DTP tidak sekadar bicara tentang sejahtera meterial tetapi tentang harkat dan martabat kemanusiaan. Tentang kebebasan, tentang hak rakyat secara agregat.

5>Ada gitu cerita sukses story yang abadi sepanjang sejarah? Ruang lingkup kesadaran kita jangan hanya dibatasi oleh ruang dan waktu. Kecuali anda tidak percaya tuhan dan agama maka argumentasinya berbeda lagi. Saya asumsikan anda percaya tuhan dan agama apapun juga itu. Ada gitu Nabi2-Nya yang sukses secara kekuasaan gemilang dan abadi hingga hari ini? TIDAK ADA! Karena kemenangan hakiki dan kekalahan hakiki hanya ada di negeri yang tak tercampur aduk sesudah mati. Apa2 yang di negeri berikutnya adalah hasil dari apa2 yang ada disini dan kini. Setiap pikiran, tindakan, perkataan akan menggaung dalam keabadian. Tidakkah anda mengimani keabadian manusia? Memang aneh, komunist-atheist yang tak percaya akherat gigih memperjuangkan diktaktur proletar demi kejayaan kemanusiaan. Tetapi yang bertuhan dan percaya keabadian justru memble. Kontradiktif tetapi faktual. Entah salah pikir ada di sebelah mana. Aku atheist –> enjoy aja… ngapain gue pikiran urusan orang2 yang bakalan menjadi bangkai juga. Biar aman nyuri aje… atau tipu2 yang penting asoy. Tetapi nyatanya justru sebaliknya yang terjadi. Merasa aman dengan janji Syurga dan tidur nyenyak. Rejeki urusan tuhan…

Apa yang salah…? Percaya keabadian tetapi malah cinta dunia. Takut mati. Percaya ketanahan-kebangkaian malahan elan vitalnya berjuang membara. Ingat umat Moses as? Pembangkangan putera dan istri Noah as? Memang hanya sedikit kafilah keberanian. Memang hanya sedikit pengikut keadilan. TAK ADA YANG SIA-SIA. Perjuangan walaupun nampaknya gagal harus tetap dilakukan. Karena tak ada yang sia-sia. Dia menggenggam segala rahasia dan bisikan hati yang terdiam. Bangkai2 berjuang dan bergerak. Jiwa2 tertidur.

Btw, maaf jika dalam menjawabi maka fokus ke urusan2 saja. Sopan santun dan sejenisnya adalah untuk offline. ^_^

[Tambahan di WP: gagasan sepanjang tidak melanggar prinsip2 rasionalitas menjadi sebuah utopia / kekonyolan bukan karena gagasan itu sendiri tetapi karena semata-mata minimnya pendukung, maka tahapan awal adalah bagaimana gagasan ini mendapat dukungan mayoritas agar tidak lagi menjadi utopia atau mimpi di siang bolong saja. Selama belum ada dukungan maka mimpi jalan terus...]

D-Gooh Teguh AWAN:

1>mohon dibaca juga jawaban2 terhadap yang lain juga repliknya dan sejenisnya agar tidak ada pengulangan.

2>Pemimpin itu harus memiliki kualifikasi dan akseptansi. Para nabi jelas kualifikasi terbaik manusia tetapi nyatanya yang pernah diaksep manusia entah secara paksa atau sukarela hanya David as, Solomon as, Muhammad bin Abdullah saaw pun yang dikenal dan difavoritkan sejagat ketika wafatnya kuasa formalnya pun hanyalah negeri Makkah – Madinah. Paling jauh menurut catatan sejarah sampai Thaif. Dengan raja2 besar ketika itu hanya surat2an saja.

3>ada banyak alasan mengapa petisi dan robek?

A>seluruh sistem yang ada termanifestasi dalam selembar surat suara B>segala penindasan termanifestasikan dalam selembar surat suara (bandingkan pemilu soeharto, orla, dsb.).

C>kita sedang bicara ttg sistem secara keseluruhan bukan orang per orang –> ttg orang per orang adalah lokalitas dan selera/manasuka relawan saja selama bisa mempertahankan argumennya.

D>Tahukah zaman Soeharto lengser itu berapa yang turun ke jalan? Berapa ribu? % penduduk? Robek adalah tahapan awal sebelum turun ke jalan. Yang itu bagaimana rakyat saja nantinya. Namanya juga daulat rakyat sepenuh2nya. Jika robekan diabaikan. Rakyat punya logikanya sendiri. Tidak bisa kita merencanakan revolusi apapun juga. Yang bisa adalah lakukan mulakan. Kalau mau bercerai berai maka miliki agenda masing2. Kalau disamping agenda masing2 ada arus yang menguat niscaya lebih kokoh dan sulit dilawan rezim manapun juga. Jargon tidak bisa seperti 98 –> TURUNKAN SOHARTO lagi. Sekarang gak bisa sekadar Turunkan SBY –> dia terpilih demokratis gitu lho… Mengulang revolusi tidaklah mudah. Mau anarkis? NO! Kita maju dengan alternatif. Sistem ini yang harus dirombak hingga pondasinya terlebih dahulu.

E>Jangan Hanya Diam! Anda percaya syurga? Perjuangkan! Emang tiduran saja bisa lulus ujian? Anda tidak percaya syurga tetapi percaya eksistensi manusia? Lawan kaum penindas sesama. Anda tidak percaya apapun juga? BUNUH DIRI-LAH…!

F>dan masih banyak lagi… alasan terserah yang utama ROBEK! Maka suara anda akan terhitung!

D-Gooh Teguh Jika tak bisa mencari alasan anda sendiri saya bantu menemukannya dengan menyodorkan banyak alternatif. Tinggal dipilih. Alasan merobek adalah bisa sebanyak orang yang ada.

D-Gooh Teguh Apakah sia2…? Ajaran para nabi tetap abadi bahkan hingga kini. Dan hingga nanti…

D-Gooh Teguh Nabi2 yang terbunuh? Yang dibunuhi umatnya? Sia-sia? Abraham as pun pengikutnya hanya sekian gelintir bahkan terusir dari negerinya sendiri. Apakah sia-sia? LAA…! Tidak ada yang sia-sia terlebih jika kita percaya keabadian.

D-Gooh Teguh Ada taktis, ada strategis. Ada yang tetap, ada yang boleh berubah.

D-Gooh Teguh Bahkan jika ada yang hendak mengcopy-paste-modify gagasan ini kemudian memperjuangkannya pun tidak saya permasalahkan. Temukan greget anda sendiri. Yang bisa saya lakukan hanya memberi saran agar sungai ini tetap menjadi besar dan tak terpecah2kan. Maka dam setangguh apapun akan terjebolkan oleh daulat rakyat. Perbedaan2 kecil dapat diakomodasi yaitu dnegan menyertakan catatan. Misal HMI-XXX: mendukung dengan catatan: ……

Awan Joenie Sy mulai mgerti. Demi masa depan anak anak kami. Robek …. Itu mendekati analisa sy. Sy akan baca lebih bnyk nanti, mgk ke wordpress lbh dl.

D-Gooh Teguh Menyertakan nama organisasi-nya dalam setiap publikasi pun boleh. Berdampingan dengan GDTP. Karena pada dasarnya GDTP bukanlah sebuah organisasi modern tetapi lebih ke patembayan. Lebih ke arah penyatuan gagasan. Hanya agar menjaga otentisitas semata maka celah kecil dari puncak bukit ini agar tetap menjadi rekam jejaknya. Segala catatan tambahan akan diarsipkan dan dibukakan pada seluruhnya. Transparan. Asal mau berlelah menelaah maka seluruh catatan diarsip-publikkan.

D-Gooh Teguh U’re welcome…! Pelajari! Telaah! Kritisi! Kasih Catatan! Saran! Sekejam apapun kritikan akan saya muatkan pula di website. Diskusi2 ini juga hendak saya postingkan di wordpress. Saya pelajari dulu caranya screenshot dan sebagainya. Maklum saya tipe praktis. Hanya mempelajari ketika membutuhkan.

D-Gooh Teguh Komentar2 di wordpress pun tidak akan saya edit kecuali diminta pengomentar. Saya percaya logika naturalis tiap orang pada dasarnya sama saja asal mau berpening sebentar pasti nyambung. Saya juga tak pernah belajar logika secara formal apalagi urusan filsafat. Ini logika bawaan saja. Kemampuan bawaan saja. Tak ada polesan pencitraan apapun juga. Just let it flow.

D-Gooh Teguh Asal mau mencoba berdiri di luar lingkaran maka titik pusat dan lingkarannya akan terlihat jelas. Think Out of The Box.

D-Gooh Teguh Ya… kita sedang bicara ttg keabadian dan bukan sekadar kekinian dan kedisinian belaka. Tetapi bagi yang tak percaya keabadian pun saya bisa mensett pikiran saya seolah tak percaya keabadian. Walau dari sananya percaya sekali.

D-Gooh Teguh Tujuan utama gerakan saat ini sudahlah jelas manifestasinya: 1> TTD Dukungan Petisi dan atau 2>Robek Surat Suara Pemilu –> boleh diam2, terbuka agitatif lebih baik lagi.

D-Gooh Teguh Arah dan media, metode, modus, dll terserah Relawan. Mengklaim nama pun boleh. Kalau beda bertentangan ya harus diklarifikasi. Karena A = -A adalah tidak logis. Selanjutnya terserah khalayak saja. Jika dua program ini sukses maka setiap perobek memiliki hak yang sama. One Man One Vote: bagaimana maunya rakyat selanjutnya. Ada kok di Presentasi DTP: “What’s Next”.

D-Gooh Teguh Kongres Rakyat Indonesia yang harus putuskan mau yang mana: 1>tidur lelap lagi asyiik2 aja, ngorok aje, bangun2 juga berlalu mimpi buruk. Hidup tetap nikmat2 saja ATAU 2>aksi-massa sampai tercapai tujuan bersama ATAU 3>urusan sendiri2 aje 4>bikin partai lilin / kamikaze –> agar menang dan bisa menjalankan tujuan sebelumnya 5> lain2… Kita pikirkan nanti saja…

D-Gooh Teguh Sebuah invention tentunya belum ada succes story sebelumnya. Ketika sistem Republik berdiri dengan merobohkan raja dan kerajaannya juga belum pernah ada sistem republik sebelumnya. Dan seterusnya.

*****00*****

3 responses to “Sistem Sudah Bagus hanya saja….

  1. Note: daulat rakyat sepenuh2nya adalah yang terbaik untuk Indonesia saat ini hingga suatu masa yang akan datang mungkin tercipta sebuah sistem yang lebih baik yang belum bisa diprediksikan sekarang kecuali hanya keimanan Nasrani mengimani kemunculan Kristus di akhir zaman, Hinduism –> Khrisna, Jawa –> Ratu Adil, Islam –> Almahdi as, Yahudi –> Juru Selamat, dan sejenisnya.

    Yang saat ini masih berada di ranah keyakinan atau wacana teologis. Tidak berupa konsep praktis yang bisa segera diterapkan. Daulat Rakyat sepenuh-penuhnya adalah pilihan terbaik yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s